Showing posts with label Tulisan. Show all posts
Showing posts with label Tulisan. Show all posts

Wednesday, June 20, 2018

Tulisan 8 - Visual, Auditori dan Kinestetik


Visual, Auditori dan Kinestetik

Memang benar adanya, bahwa setiap orang memiliki gaya belajar yang berbeda-beda. Ada yang suka belajar sambil mendengar musik, ada juga yang lebih suka dengan suasana tenang. Ada yang menyukai belajar dari praktik, ada juga yang lebih menyukai belajar cukup dari baca buku saja. Dengan referensi belajar yang berbeda ini, maka dari itu setiap orang memiliki cara belajar efektif yang berbeda untuk satu sama lain.
Nah, maka dari itu supaya memudahkan proses belajar kita harus tahu dulu nih gaya belajar seperti apa yang sesuai dengan diri kita. Ini bakal ngebantu kita banget lho! Apalagi buat yang masih bingung cara belajar yang tepat.
Gaya belajar seperti apa aja sih yang bisa kita gunakan? Bobby De Potter, gaya belajar seseorang dibagi menjadi tiga tipe, yaitu visual, auditori, dan kinestetik. Yuk, kita pelajari lebih dalam! Keep reading :)

Gaya Belajar Visual
Gaya belajar visual berfokus pada penglihatan. Saat mempelajari hal baru, biasanya tipe ini perlu melihat sesuatu secara visual untuk lebih mudah mengerti dan memahami. Selain itu, tipe visual juga lebih nyaman belajar dengan pengunaan warna-warna, garis, maupun bentuk. Itulah mengapa, orang yang memiliki tipe visual biasanya memiliki pemahaman yang mendalam dengan nilai artistik seperti paduan warna dan lainnya hehe.

Kalau memiliki karakteristik berikut berarti kamu termasuk tipe visual:
1.     Lebih mudah mengingat dari yang dilihat daripada yang didengar
2.     Lebih suka membaca daripada dibacakan
3.     Berbicara dengan tempo agak cepat
4.     Cukup peduli dengan penampilan dan pakaian
5.     Lebih menyukai melakukan demonstrasi daripada pidato
6.     Sulit untuk menerima instruksi secara verbal kecuali ditulis
7.     Tidak mudah terdistraksi dengan keramaian
8.     Suka menggambar apa pun di kertas

Cara belajar yang tepat untuk visual:
a.      Belajar dari gambar maupun video yang menarik
b.     Membaca buku yang tidak hanya tulisan saja tetapi juga memiliki ilustrasi
c.      Saat belajar bisa sambil lakukan doodling supaya lebih focus
d.     Gunakan spidol warna-warni saat membuat catatan
e.      Membuat mind mapping untuk memudahkan belajar

Gaya Belajar Auditori
Untuk yang memiliki gaya belajar auditori, mengandalkan pendengaran sebagai menerima informasi dan pengetahuan. Orang tipe tidak masalah dengan tampilan visual saat mengajar, yang penting adalah mendengarkan pembicaraan guru dengan baik dan jelas. Nah, makanya tipe auditori biasanya paling peka dan hafal dari setiap ucapan yang pernah didengar bukan apa yang dilihat.

Kalau memiliki karakteristik berikut berarti kamu termasuk tipe auditori:
1.     Lebih mudah mengingat sesuatu dari apa yang didengar daripada yang dilihat atau senang mendengarkan
2.     Mudah terdistraksi dengan keramaian
3.     Kesulitan dalam tugas atau pekerjaan yang melibatkan visual
4.     Pandai menirukan nada atau pun irama suara
5.     Senang membaca dengan mengeluarkan suara atau menggerakkan bibir mereka
6.     Biasanya merupakan pembicara yang fasih
7.     Mudah dalam mengingat nama saat berkenalan dengan orang baru

Cara belajar yang tepat untuk auditori:
a.      Dengarkan musik yang disukai
b.     Bisa merekam saat guru mengajar lalu dikemudian hari didengarkan kembali
c.      Apabila membaca buku, bisa sambil diucapkan dengan suara pelan untuk lebih mudah mengingat
d.     Mendengarkan materi yang diajarkan guru saat di kelas dengan seksama
e.      Belajar dengan diskusi bersama teman supaya lebih mudah memahami maupun mengingat materi

Gaya Belajar Kinestetik
Gaya belajar ini menyenangi belajar yang melibatkan gerakan. Biasanya orang yang tipe ini, merasa lebih mudah mempelajari sesuatu tidak hanya sekadar membaca buku tetapi juga mempraktikkanya. Dengan melakukan atau menyentuh objek yang dipelajari akan memberikan pengalaman tersendiri bagi tipe kinestetik.

Kalau memiliki karakteristik berikut berarti kamu termasuk tipe kinestetik:
1.     Menyenangi belajar dengan metode praktik
2.     Kadang kesulitan dalam menulis tetapi pandai dalam bercerita
3.     Menyukai aktivitas yang melibatkan gerakan tubuh seperti olahraga atau menari
4.     Saat berkomunikasi banyak menggunakan isyarat tubuh
5.     Menghafal dengan cara berjalan atau melihat

Cara belajar yang tepat untuk kinestetik:
a.      Saat mendapatkan materi belajar, bila memungkinkan segera coba praktikkan
b.     Belajar sambil melakukan aktivitas yang melibatkan gerakan, misalnya sambil berjalan atau sesederhana menjetikkan jari
c.      Melakukan eksperimen dari materi yang didapatkan dari guru
d.     Bisa mengunjungi tempat yang berhubungan materi di pelajaran, misalnya untuk pelajaran Sejarah bisa mengunjungi museum
e.      Mengikuti ekstrakurikuler seperti seperti KIR (Kelompok Ilmiah Remaja)

Yaa, itulah perbedaan dari tiga gaya belajar menurut Bobby De Potter. Bagaimana? Apakah sudah lebih memahami dirimu lebih baik lagi? Semoga dengan memahami gaya belajar yang tepat, bisa belajar secara lebih efektif lagi ya! :D

Sumber :



Tulisan 7 - Kebahagiaan


Kebahagiaan

Senyumlah..
andainya senyummu itu,
bisa menopengi kedukaan,
kerna kau akan lebih derita,
melihatkan wajahmu sengsara.
Ketawalah..
andainya tawa itu,
mampu mengusir kecewa,
kerna titisan luka pasti mengalir,
tanpa hati yang mengepam gembira.
Carilah bahagia,
biarpun sampai kehujung nyawa,
kerna itulah pengobat segala nestapa.
Andainya jasadmu kian longlai,
bertongkatkanlah dengan ucapan,
tasbih Ilahi dengan penuh harapan,
karna nyawamu takkan berkekalan.

Sumber :


Tulisan 6 - Puisi Kehidupan, Ketika Kehidupan Dipertanyakan


Puisi Kehidupan, Ketika Kehidupan Dipertanyakan

Langit masih bertahta di singgasananya
Temani hari yang berputar setiap detiknya
Sejenak kata ingin lukiskan sebuah makna
Diatas kanvas putih yang tak ternoda

Iyakah semua ini nyata
Atau hanya sekadar dunia maya
Dan ku tak mengetahuinya…
Sedang tidur atau bangunkah aku?
Sedang bermimpi atau nyatakah aku?

Di bawah naungan awan
Laksana kapas yang begitu lembut
Dalam gulita kurenungi
Apa rahasia hidup ini
Yang kadang begitu menyakiti

Bagai pedang yang ingin menghunuskan
Tumpahkan darah
Kala waktu terbuang
Ketika asa teteskan air kesedihan
Kala hati begitu lemah dan rapuh

Selintas fikir merekah
Kapan senyum kan kusapa
Seara mentari fajar pagi
Yang tampak begitu indah

Laksana panorama yang sempurna
Namun akhirnya kusadari
Hanya Tuhan yang mengerti

Tentang skenario hidup ini
Yang kadang belum kuketahui

Tentang hikmah dari semua yang terjadi
Yang begitu indah bila dapat memaknai

Karena hidup adalah misteri
Yang harus dipecahkan

Karena hidup adalah teka-teki
Yang harus ditemukan jawabannya

Karena hidup adalah rangkaian puzzle
Yang harus disusun hingga sempurna

Bila hatiku meredup
Dalam benak ku ingat satu kata
Bahwa surai pelangi nyatakan satu pesan
“Segelap apapun keadaan yang terjadi dalam hidup, jangan pernah menutup mata untuk melihat kemungkinan, karena selalu ada peluang di sana.”

Sumber :


Tulisan 5 - Empat Jenis Extrovert


Empat Jenis Extrovert

Ektrovert sendiri pada dasarnya punya 4 jenis. Berikut 4 jenis ekrovert yang wajib diketahui

Extroverted Sensors
Ektrovert Sensor adalah jenis ekstrovert yang mendapat pengaruh dari banyak informasi yang didapat di sekelilingnya. Singkatnya, ekstrovert sensor lebih percaya sama hal yang dia yakini dan alami sendiri, jadi enggak ada deh yang namanya berteori atau membangun hipotesa sendiri.
Ekstrovert sensor suka terlibat dalam kegiatan seperti olahraga yang membutuhkan kerja fisik. Nah, biasanya mereka juga bakal nyambung banget sama orang yang bisa diajak having fun bareng dibandingkan sama orang-orang yang suka ngobrol panjang.
Karena gampang bosenan, ekstrovert sensor suka melakukan hal-hal yang menantang dan baru, seperti kenalan dan bersosialisasi sama orang-orang baru.

Extroverted Intuitors
Bisa dibilang ektrovert intuitors enggak terllau ekstrovert jika dibandingkan dengan ekstrovert sensor. Ektrovert jenis ini lebih suka berpikir tentang banyak hal dan suka diajak berargumen dan ngobrol dengan topik-topik yang serius.

Extroverted Feelers
Ekstrovert jenis ini suka bersosialisasi dengan banyak orang karena menganggap dirinya bisa belajar dari orang-orang yang dia temui itu. Enggak heran kalau kita sering menemui dia sedang membangun koneksi dengan orang-orang baru.
Selain itu, ekstrovert feeler juga bisa kita andalkan dengan berbagai macam situasi obrolan. Mau obrolan singkat atau pun serius, dia akan selalu antusias. Ini karena ekstrovert feeler ngerasa enggak enakan dan suka bikin orang lain merasa bahagia saat ngobrol sama dia.

Extroverted Thinker
Ekstrovert thinker sering dikatakan memiliki bakat alami sebagai pemimpin. Dia mampu memutuskan sesuatu, mendahulukan pemikiran yang logis dan punya tujuan jelas dari apa yang dia lakukan.
Ekstrovert thinker cenderung suka menciptakan sistem yang terstruktur dan bisa dikerjakan secara efisien. Banyak yang bilang ekstrovert thinker adalah orang-orang yang agresif dan suka menyombongkan diri, tapi memang seperti itulah cara mereka mendapatkan banyak energi supaya dapat memicu dirinya sendiri untuk terus menggapai apa yang dia inginkan.

Sumber :


Friday, June 8, 2018

Tulisan 4 - Positive dan Negative Thinking


Positive dan Negative Thinking

Apakah positive thinking itu?
Positive thinking yaitu orang yang selalu berpikir positif dalam menghadapi banyak hal. Yang negatif memang ada, tetapi yang dilihat adalah sisi-sisi positifnya sedangkan sisi-sisi negatifnya sedapat mungkin jangan sampai dimunculkan. Cara berpikirnya positif karena tujuannya positif.

Ciri-ciri positive thinking
-Tujuannya positif
-Bisa menerima pendapat orang lain walaupun berbeda
-Tidak suka membantah
-Tidak suka berdebat
-Berusaha memberikan pengertian dan pencerahan
-Bersikap menghargai orang lain
-Memahami cara berpikir orang lain
-Mencari dan mendapatkan kebenaran
-Tidak pernah salah paham
-Kreatif dan suka berkarya
-Tidak suka mencela melainkan meluruskan pendapat yang salah
-Selalu punya persepsi positif
-Selalu melihat masalah secara objektif (berdasarkan fakta)

Apakah negative thinking itu?
Negative  thinking yaitu orang yang selalu berpikir negatif dalam menghadapi banyak hal. Yang positif memang ada, tetapi yang dilihat adalah sisi-sisi negative  sedangkan sisi-sisi positifnya  sedapat mungkin jangan sampai dimunculkan. Cara berpikirnya negatif karena tujuannya negatif.

Ciri-ciri negative thinking
-Tujuannya negatif
-Selalu membantah pendapat orang lain yang berbeda
-Suka membantah (selalu membenarkan pendapatnya sendiri)
-Suka berdebat
-Berusaha membenarkan pendapatnya sendiri dan suka menyalahkan pendapat orang lain
-Bersikap tidak menghargai orang lain
-Tidak mau atau tidak mampu memahami pikiran orang lain
-Mencari dan mendapatkan “kemenangan”
-Sering salah paham
-Tidak kreatif dan tidak punya karya
-Suka mencela dan merasa pendapatnya yang paling benar
-Selalu punya persepsi negatif
-Selalu melihat masalah secara subjektif (tidak berdasarkan fakta)

Sumber :


Tulisan 3 - Empat Jenis Introvert


Empat Jenis Introvert

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh  ahli psikologi Jonathan Cheek, introvert dapat dibagi menjadi 4 jenis yang disingkat dengan STAR (Social, Thinking, Anxious dan Restrained). Jadi bagaimanakah pembagian keempat sifat introvert tersebut? Berikut penjelasannya:

1. Social Introvert
Introvert ini tidak menghindari sosialisasi. Mereka juga tidak masalah untuk pergi ke tempat yang ramai. Hanya saja, dia lebih memilih untuk bersosialisasi dengan grup kecil atau teman sekelompoknya.

2. Thinking Introvert
Introvert yang ini lebih suka menyendiri. Lebih sering di rumah, kalau kemana-mana lebih suka sendiri. Introvert Thinking sangat suka berpikir dan melamun, berimajinasi pada dunia khayalannya. Rata-rata introvert inilah yang memiliki ide-ide kreatif dan unik (out of the box).

3. Anxious Introvert
Introvert ini merupakan introvert yang takut dan menghindari kehidupan sosial. Mereka merupakan introvert yang kemungkinan besar terkena Social Anxiety Disorder (SAD) dan memerlukan bantuan untuk bisa bersosialisasi.

4. Restrained Introvert
Introvert yang ini merupakan introvert yang sangat berhati-hati dalam bertindak, karena mereka berpikir-pikir dulu sebelum bertindak. Karena itu, introvert ini cenderung slow moving atau agak lambat dalam melakukan sesuatu.

Sumber :


Tulisan 2 - Karakteristik Orang Extrovert


Karakteristik Orang Extrovert

Sementara istilah ‘ekstrovert’ adalah informal, dan itu juga sangat sering digunakan untuk merujuk kepada seseorang dengan kemampuan untuk bersosialisasi dengan mudah. Psikiater Swiss terkenal, Carl Jung mendefinisikan ekstroversi (atau extraversion) sebagai kemampuan untuk mengubah kepentingan dan energi pikiran seseorang terhadap peristiwa, orang, dan hal-hal di sekitarnya. Dalam psikologi, istilah ini mengacu pada orang yang lebih peduli tentang realitas praktis kehidupan, bukannya terbatas pada pikiran batin dan perasaan seseorang.

Siapa Orang Ekstrovert?
Jika Anda menemukan orang yang suka bersosialisasi, banyak mengobrol, dan tidak menyerah pada hambatan, maka ia mungkin kurang lebih mempunyai kepribadian ekstrovert. Ekstroversi bukan hanya tentang sosialisasi seperti yang secara luas diyakini. Hal ini juga kemampuan berinteraksi dengan orang-orang di sekitar, yaitu, berbagi ide-ide Anda dengan mereka dan bersikap terbuka terhadap ide-ide mereka. Ekstrovert sering dijumpai sebagai orang yang ramah, mudah didekati, dan selalu bersedia untuk membantu Anda. Tidak seperti introvert, yang sebagian besar hidup di masa lalu mereka, atau masa depan, ekstrovert lebih suka hidup di masa sekarang.

Tingkat keterbukaan itu penting, dan ini berbeda dari satu orang ke orang lain. Anda jarang menemukan mereka sendirian bahkan dalam lingkungan yang sama sekali baru. Mereka akan mudah sekali akrab dengan sesama penumpang dalam bus padahal belum pernah kenal.

Sifat Ekstrovert
Tidak seperti introvert, ekstrovert jarang menemui hambatan dalam berkomunikasi sehingga membentuk dasar kepribadian percaya diri mereka. Mereka sangat antusias dan selalu menjadi ‘bintang’ untuk setiap jenis pertemuan sosial. Ekstrovert jauh lebih nyaman dalam pertemuan sosial dan bertemu banyak orang daripada mengurung diri dalam kamar mereka.

Ekstrovert terus-menerus perlu orang di sekitar mereka, kesepian cenderung membuat mereka gelisah. Kemudian lagi, bertemu dengan orang-orang di sekitar tidak selalu berarti berpesta. Ini juga menyangkut pertemuan bisnis, acara komunitas, dan bahkan ruang publik. Percaya diri, gaul, antusias, dan suka berteman. Dengan ciri-ciri kepribadian seperti itu, tidak mengherankan bahwa ekstrovert terus-menerus mencari teman. Mereka adalah pusat perhatian di mana pun mereka pergi.

Sifat mudah berteman bekerja dalam mendukung mereka, karena mereka membuat sebagian besar peluang datang dengan cara mereka tanpa khawatir tentang hal-hal seperti ‘bagaimana jika nanti’ dan ‘tapi kemudian’. Mereka juga spontan, kecenderungan mereka untuk mengatakan apa pun yang mereka rasakan kadang dapat menyinggung perasaan orang. Jika Anda berurusan dengan seorang ekstrovert, Anda perlu mengambil langkah bijak Anda karena kebetulan itu memang sifat dasar mereka.

Ekstrovert yang ceria banyak mempunyai teman-teman baru. Keterampilan komunikasi yang sangat baik membantu mereka bergaul dengan orang-orang sekitar dengan mudah. Mereka tidak perlu banyak waktu untuk beradaptasi dalam kelompok baru, yang menjelaskan mengapa sangat jarang untuk menemukan ekstrovert sendirian. Suka berteman dan ekspresif, ekstrovert mahir dalam menjalin hubungan romantis, terutama bagian cara memulai. Di sisi lain, bagaimanapun juga, mereka juga merasa sangat mudah untuk mengakhiri hubungan (tidak diinginkan).

Dengan kemampuan komunikasi yang luar biasa mereka, ekstrovert mengungkapkan baik atau buruk perasaan mereka secara mudah. Apakah itu menyampaikan perasaan batin seseorang kepada seseorang, atau memulai percakapan dengan orang asing, biasanya dilakukan ekstrovert. Mereka sangat bersifat impulsif, tapi kemudian mereka juga didapati sedang sedikit murung. Mereka akan memulai tugas baru dengan impulsif, tapi tiba-tiba berhenti keesokan harinya. Menjadi ekspresif, sangat jelas ketika mereka tidak dalam mood yang baik, dan yang mencerminkan pekerjaan mereka juga.

Ekstrovert paling sering berkecimpung dengan pekerjaan-pekerjaan yang memerlukan interaksi dengan orang-orang, pekerjaan dalam penjualan akan menjadi contoh yang tepat yang sama. Dengan kemampuan komunikasi yang luar biasa mereka, orang-orang ini juga dianggap ‘aset berharga’ yang pasti di dunia korporasi saat ini, dan sering terlihat menduduki posisi kepemimpinan di berbagai perusahaan.

Keyakinan bahwa orang ekstrovert jauh lebih bahagia daripada introvert, adalah mitos. Karena keduanya memiliki berbagai sumber kebahagiaan sendiri-sendiri. Introvert akan mendapatkan kebahagiaan dari membaca di kamar sendirian, sedangkan ekstrovert akan menemukan kebahagiaan dari berkumpul berasa teman-teman. Dominasi sifat keduanya memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri, dan karena itu, penting untuk bisa memberikan kesetimbangan untuk mencapai hidup bahagia.

Sumber:

Tulisan 1 - Karakteristik Orang Introvert


Karakteristik Orang Introvert

Ada beberapa orang di luar sana yang selalu dianggap aneh oleh sebagian orang, sikapnya sangat sulit dibaca, dimengerti, dan susah ditebak, sehingga sering membuat orang lain tidak nyaman. Mereka itu adalah orang-orang introvert. Sementara ekstrovert di luar sana nampaknya begitu nyaman dengan sekelompok orang, merencanakan akan pergi kemana pada akhir minggu. Orang introvert mungkin hanya duduk di pinggiran suatu tempat sendirian, menghirup minuman sesekali menghisap rokoknya sambil bermain dengan pikirannya sendiri. Mencari sebuah kebenaran jalan kehidupan, atau dengan senyum sopan di wajahnya dan mengamati orang berlalu-lalang.

Sisi Positif dan Karakteristik Orang Introvert
1.     Lebih menyenangkan berada di manapun dengan siapapun
Introvert menjaga diri mereka sendiri, mungkin belum tentu berbicara kecuali diajak berbicara, dan akan menghindari konflik sebagai aturan praktis. Mereka tidak agresif dan kurang ajar, dan mereka pasti tidak menghina orang. Semua hal, mereka sangat menyenangkan berada di sekitar dengan siapapun meskipun tetap lebih memilih untuk tak banyak bicara.

2.     Unik pada banyak hal
Introvert berpikir banyak. Dan berpikir begitu banyak memungkinkan mereka untuk memahami dan menganalisis hal-hal, bukan hanya pada tingkat dangkal, tetapi pada tingkat yang lebih dalam, dan sebagai hasilnya, mereka mengembangkan sepenuhnya mengambil pelajaran unik. Mereka, oleh karena itu, membuat pemecah masalah yang baik dan merupakan aset di tempat kerja. Bahkan, mereka sering terbukti menjadi individu yang sangat kreatif karena ini sifat yang sangat mampu berpikir di luar nuansa hal yang jelas.

3.     Mereka adalah ‘sahabat berkualitas’
Orang mungkin beranggapan bahwa mereka bukan teman yang bisa untuk diajak bermain, tetapi pendapat itu segera hilang setelah seseorang berinteraksi dengan mereka. Hanya saja mereka perlu tahu seseorang untuk merasa nyaman di sekitar mereka. Setelah selesai, mereka hanya mungkin senang mengejutkan Anda dengan jenis hal yang mereka tak pernah segan harus berbagi. Ekstrovert mungkin menyukai semua kebisingan, tapi seorang introvert mungkin memiliki kisah yang sangat unik untuk diberitahukan … ia harus ingin memberitahu mereka, itu saja.

4.     Nyaman berada sendirian
Ekstrovert sulit untuk menyendiri, dan selalu ingin ditemani orang untuk alasan yang sama. Introvert cukup nyaman ditinggal sendirian dengan pikirannya dan yang mungkin, di sisi lain, mencari kesunyian dari waktu ke waktu. Itu tidak berarti bahwa mereka lebih suka menyendiri pada ‘semua waktu’, mereka bisa saja juga pergi ke pesta dan melakukan semua yang meriah, tapi setelah selesai, mereka mungkin hanya ingin pulang dan bersantai daripada pergi nongkrong dengan yang lain.

5.     Lebih memilih kualitas daripada kuantitas
Introvert memiliki beberapa teman dekat dan lebih memilih mengatur hal ini untuk mengumpulkan kenalan. Mereka mengambil waktu untuk mengenal orang, dan menjadikan teman tertentu hanya setelah benar-benar mengenalnya dengan baik saja. Pada gilirannya, mereka tetap bisa dijadikan sahabat yang sangat baik juga.

6.     Tidak melakukan banyak kejanggalan sosial
Introvert tidak selalu bereaksi keras dan segera dalam mengatasi situasi. Mereka mengambil waktu untuk memahami kejadian, berfikir, dan memahami segala sesuatu sebelum berkata apa-apa. Itulah mengapa mereka cenderung menderita kejanggalan sosial.

7.     Adalah pendengar yang sangat baik
Dalam dunia di mana semua orang ingin didengar, seorang introvert lebih suka mendengarkan saja, dimana itu adalah suatu kebajikan. Introvert suka mengamati orang-orang dan mempelajari sifat mereka, dan ketika seseorang berbicara kepada seorang introvert, mereka mendapatkan kepuasan yang telah didengar, karena seorang introvert mampu menyampaikan dari apa yang sudah dipelajarinya. Introvert tidak menghakimi, berkomentar, atau memberi saran tentang apa yang tidak perlu seseorang harus dan tidak harus dilakukan dalam hidupnya sendiri. Mereka menyediakan dukungan tanpa menghakimi.

8.     Mudah untuk berada di sekitarnya
Introvert sangat rendah dan sederhana. Mereka, oleh karena itu, tidak menimbulkan ancaman bagi siapa pun. Mereka tidak selalu berada di mana saja, menginginkan satu bentuk kegiatan atau yang lain, mereka tidak menuntut menginginkan sesuatu dilakukan dengan cara mereka, ataupun marah jika tidak dilaksanakan, dan mereka pasti tidak mengambil alih dan bertanggung jawab, atau memaksa orang lain untuk mengikuti. Mereka tidak mendominasi, dan mereka tidak suka orang lain mendominasi kehidupan mereka sendiri dalam semua hal, mereka sangat mudah untuk berada di sekitar dengan siapapun.
9.     Mereka lebih santai
Introvert lebih suka santai, gaya hidup tetap yang tidak penuh kegiatan dan konstan dalam hal menargetkan sesuatu. Mereka lebih memilih untuk menjaga bisnis mereka sendiri, dan teman sekamar atau tetangga yang sempurna.

10.  Mereka memancarkan aura misteri
Introvert tidak terbuka terlalu sering, mereka tidak dapat dengan mudah dibaca, tidak ada yang tahu apa yang mereka pikirkan, dan kadang-kadang, orang mungkin menemukan mereka tersenyum untuk diri mereka sendir i-semua ini hanya menambah misteri tentang kehidupan mereka. Mereka tidak seperti buku terbuka, jadi jika seseorang benar-benar meluangkan waktu untuk mengenal mereka, mereka pasti akan terkejut melihat banyak sisi menarik dan unik dari kepribadian mereka.

Sumber :


Saturday, May 21, 2016

Behind this Facade

Behind this Facade

Who am I? Sometimes that question just pop up out of nowhere in my head.
Am I like her who always smile and bring happiness to her surrounding?
Or am I like him who always at the back of classes doesn’t care what’s happening around him?
When I was sad or upset I have an urges to hurt myself physically.
When I was sad or upset I will hiding behind smiley mask so that no one can see me hurting.
When I do that. It takes more energy and easily get tired.
I am tired of this facade. Sometimes I just want someone to crack up this facade so I can show them how much it hurts.

Really, it is hurt. I am tired. 

Planning Hidup

Planning Hidup

Perkenalkan saya Sarah Janitra, anak pertama dari tiga bersaudara. Menjadi anak pertama mempunyai beban tersendiri yang tak nampak yang harus saya pikul demi menjadi panutan bagi adik-adik saya. Apalagi jarak umur saya dan kedua adik saya yang terbilang cukup jauh dibanding kakak beradik yang lainnya.

Hari ini saya berumur 20 tahun. Seharusnya saya akan wisuda tahun ini bila tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dan kemudian akan dilanjutkan dengan mencari pekerjaan. Itu adalah planning jangka pendek yang sudah saya pikirkan. Akan tetapi, saat ini saya sedang mengidap penyakit yang mengharuskan saya untuk check up tiap 2 minggu sekali selama kurang lebih 6 bulan.

Hal ini tidak menghambat saya untuk menggunakan toga tahun ini, tetapi akan menghambat saya dalam mencari pekerjaan. Saya bicarakan dengan kedua orang tua saya dan mereka bilang agar saya istirahat terlebih dahulu setelah lulus nanti. Tapi bukan berarti saya menjadi murung dan terpuruk, justru saya akan benar-benar ingin sembuh dan membalas semua kebaikan orang tua saya meski mereka seperti kedua orang tua pada umumnya tidak meminta itu semua.


Karena hal tersebut planning hidup jangka pendek saya untuk saat ini adalah untuk sembuh setelah itu mencari pekerjaan yang baik sehingga bisa ikut membantu orang tua saya. Saya belum mempunyai niat untuk menikah dalam 2 atau 3 tahun kedepan. Akan tetapi semua saya serahkan kepada-Nya agar mendapatkan yang terbaik menurut-Nya. Aamiin

Saturday, April 16, 2016

Percakapan Bahasa Inggris

Percakapan Bahasa Inggris 

Sarah: Would you mind creating some business with me?
Merlin: What you kind business that you want to offer me?
Sarah : I am interested in cooking western food.
Merlin: Do you consider changing your idea?
Sarah: Why? I think isn’t difficult to make it.
Merlin: I remind you there are too many coffee around here.
Sarah: I guess so I’ll thiking about that.
Wulan: Hey guys, what are you talking about?
Merlin: Sarah, was invited me to join a bussines.
Sarah : Are you want to join the club too, wulan?
Wulan : I don’t think so. I am not interesting with that.
Sarah : It isn’t like what you think.
Wulan : I never do that stuff.
Sarah : I didn’t too and neither did merlin.
Wulan: You know. I always bussy with these and those thing.
Sarah : Come on, don’t be silly. I know you have a lot freetime.
Wulan: Actually, I rarely have a freetime. I only free on the weekend.
Sarah : Ok, see you on the weekend then… bye.

Thursday, January 7, 2016

PELUANG TERJADINYA KORUPSI PADA RUMAH MAKAN

PELUANG TERJADINYA KORUPSI PADA RUMAH MAKAN

Disini saya akan menceritakan tentang adanya peluang korupsi pada suatu Rumah Makan. RM ini kebetulan tempatnya bersebelahan langsung dengan tempat tinggal saya sendiri.

Seperti RM Padang pada umumnya disini pelanggan yang ingin memesan makanan hanya perlu bilang kepada pelayan yang sedang berjaga didepan yang juga merangkap sebagai kasir. Total pelayan yang bekerja disini ada 3 orang. 1 orang mengambil makanan pesanan para pelanggan sekaligus kasir, 2 orang lainnya dibelakang untuk cuci piring dan membuat minum, apabila sedang ramai pelayan yang dibelakang akan merangkap dengan membantu pelayan didepan dalam hal mengambil makanan yang dipesan pelanggan.

Saya sendiri sebagai tetangga RM Padang ini tidak pernah memesan dari depan atau dari tempat kasir. Saya akan pesan ada pelayan yang bekerja dibelakang kemudian dia akan mengantarkan makanan nya kerumah saya. Disini lah yang menurut saya bisa menjadi peluang si pelayan untuk melakukan tindak korupsi.

Setelah saya bayar kepada pelayan ini bisa saja dia tidak menaruh uang yang saya berikan ke kasir karena memang pelayan ini bukan yang berjaga dikasir dan juga akan lebih memungkinkan bila uang yang saya berikan bernilai pas tidak ada kembalian.

Akan tetapi bukan berarti tidak ada peluang untuk pelayan yang menjaga kasir untuk melakukan tindak korupsi. RM Padang ini akan selalu ramai apalagi saat jam makan siang dan juga disini tidak menggunakan mesin kasir melainkan hanya sebuah laci untuk menyimpan uang hasil dagangan. Pada saat jam makan siang inilah peluang untuk pelayan yang didepan untuk tidak menaruh uang yang diberikan pelanggan kedalam laci tersebut.


Solusi yang saya pikirkan adalah dengan menerapkan sistem kertas menu dan notes untuk mencatat pesanan. Dengan cara ini saya pikir akan memperkecil kemungkinan pelayan untuk melakukan tindak korupsi karena segalanya sudah tercatat pada notes tersebut. Selain itu cara ini akan mempermudah dalam proses perhitungan total pendapatan per harinya. Bila tidak balance antara notes dan total uang yang ada dilaci maka akan ditindak lanjuti salah satunya dengan memotong gaji bukan hanya pelayan yang melakukan korupsi karena mungkin akan sulit untuk tahu siapa yang telah melakukan hal tersebut melainkan dengan memotong gaji semua pelayan sama rata.

Tuesday, November 17, 2015

Aliran Transaksi UKM "JNR CELL"

ALIRAN TRANSAKSI UKM “JNR CELL”



Keterangan:
1.        Penjual “JNR CELL” mengirimkan sms atau menggunakan aplikasi untuk pembelian Deposit kepada Operator “ChipSakti”
2.        Penjual mendapat balasan dari Operator berupa jumlah uang yang harus ditransfer dan nomer rekening Operator tersebut.
3.        Operator menerima sejumlah uang yang sudah ditransfer oleh Penjual.
4.        Penjual menerima Saldo sesuai dengan jumlah uang yang sudah ditransfer.
5.        Penjual membeli sejumlah pulsa yang diinginkan oleh Pembeli
6.        Penjual mengirimkan sms ke Operator berupa nominal pulsa yang diinginkan dan nomer telepon Pembeli itu sendiri
7.        Operator memproses pulsa yang akan dikirim ke nomer telepon Pembeli
8.        Penjual menerima laporan pembelian pulsa terhadap nomer telepon Pembeli sekaligus mengurangi jumlah saldo sesuai dengan nominal pulsa yang diinginkan Pembeli
9.        Pembeli menerima pulsa
10.    Pembeli membayar pulsa tersebut ke Penjual.