Monday, January 14, 2019
Monday, January 7, 2019
Tugas 2 - Pengantar Teknologi Sistem Cerdas
Tugas
2 - Pengantar Teknologi Sistem Cerdas #
1. Carilah contoh teknologi kecerdasan
buatan perusahaan/pemerintahan (misal dibidang kesehatan)
a) Operasi robotik dengan bantuan AI
Pembedahan
dengan bantuan robot dianggap “minimal invasif” sehingga pasien tidak perlu
menunggu lama untuk sembuh dari luka sayatan. Melalui kecerdasan buatan, robot
dapat menggunakan data dari operasi sebelumnya untuk menginformasikan teknik
bedah yang baru. Hasil sungguh positif dan menjanjikan, satu penelitian yang
melibatkan 379 pasien ortopedi menemukan bahwa prosedur robotik yang dibantu
oleh AI menghasilkan komplikasi lima kali lebih sedikit dibandingkan dengan
ahli bedah yang beroperasi sendirian.
Robot
digunakan pada operasi mata untuk pertama kalinya, dan robot bedah yang paling
canggih, Da Vinci memungkinkan dokter untuk melakukan prosedur kompleks dengan
kontrol yang lebih besar disbanding dengan pendekatan konvensional.
Heartlander, sebuah robot miniature juga telah membantu Dokter dalam pembedahan
jantung. Robot ini masuk melalui sayatan kecil di dada untuk melakukan pemetaan
dan terapi di atas permukaan jantung.
b) Asisten keperawatan virtual
Asisten
keperawatan virtual dapat menghemat pengeluaran di industri perawatan kesehatan
senilai $ 20 miliar setiap tahunnya, mulai dari berinteraksi dengan pasien
hingga mengarahkan pasien ke pengaturan perawatan yang paling efektif. Karena
perawat virtual tersedia selama 7×24 jam, sehingga dapat menjawab pertanyaan,
memantau pasien dan memberikan jawaban cepat. Sebagian besar aplikasi asisten
perawat maya saat ini memungkinkan untuk komunikasi yang lebih teratur antara
pasien dan penyedia layanan antara kunjungan kantor untuk mencegah pendaftaran
kembali rumah sakit atau kunjungan rumah sakit yang tidak perlu. Asisten
perawat virtual Care Angel bahkan dapat memberikan pemeriksaan kesehatan
melalui suara dan AI.
c) Bantuan penilaian klinis atau
diagnosis
Sebuah
perusahaan perangkat lunak AI Denmark menguji program pembelajaran mendalamnya
dengan memiliki pengeditan komputer sementara petugas operator manusia
mengambil panggilan darurat. Algoritme menganalisis apa yang dikatakan
seseorang, nada suara dan suara latar belakang dan mendeteksi serangan jantung
dengan tingkat keberhasilan 93% dibandingkan dengan 73% untuk manusia. Baidu
Research baru-baru ini mengumumkan bahwa hasil tes awal pada algoritma
pembelajaran mendalam menunjukkan bahwa itu dapat mengungguli manusia ketika
mengidentifikasi metastasis kanker payudara.
Perdana
Menteri Theresa May mengumumkan revolusi AI akan membantu National Health
Service (NHS), sistem perawatan kesehatan Inggris, dengan memprediksi mereka
yang berada pada tahap awal kanker untuk pada akhirnya mencegah ribuan kematian
terkait kanker pada tahun 2033. Algoritme akan memeriksa catatan medis,
kebiasaan dan informasi genetik yang dikumpulkan dari badan amal kesehatan, NHS
dan AI
d) Alur kerja dan tugas administratif
Dampak
lain yang dapat dirasakan dari teknologi AI di bidang kesehatan adalah dengan
mengotomatisasi tugas-tugas administratif. Diharapkan ini dapat menghemat dana
sebesar $ 18 milyar untuk industri perawatan kesehatan karena mesin dapat
membantu dokter, perawat dan pelayanan lain menghemat waktu dalam bekerja.
Teknologi seperti transkripsi suara-ke-teks dapat membantu pengurutan tes,
meresepkan obat dan menulis catatan grafik. Salah satu contoh penggunaan AI
untuk mendukung tugas admin adalah kemitraan antara Klinik Cleveland dan IBM
yang menggunakan IBM Watson untuk menggali data yang besar dan membantu dokter
memberikan pengalaman perawatan yang dipersonalisasi dan lebih efisien. Salah
satu cara Watson dalam mendukung dokter adalah mampu menganalisis ribuan
makalah medis menggunakan pemrosesan bahasa alami untuk menginformasikan
rencana perawatan.
e) Analisis gambar
Saat
ini, analisis gambar sangat memakan waktu bagi penyedia manusia, tetapi tim
peneliti yang dipimpin MIT mengembangkan algoritma pembelajaran mesin yang
dapat menganalisis pemindaian 3D hingga 1.000 kali lebih cepat dari biasanya.
Penilaian cepat ini dapat memberikan masukan penting bagi ahli bedah yang
sedang beroperasi. Diharapkan juga bahwa AI dapat membantu meningkatkan alat
radiologi generasi selanjutnya yang tidak bergantung pada sampel jaringan.
Selain itu, analisis gambar AI dapat mendukung daerah terpencil yang tidak
memiliki akses mudah ke penyedia layanan kesehatan dan bahkan membuat
telemedicine lebih efektif karena pasien dapat menggunakan ponsel kamera mereka
untuk mengirimkan foto ruam, luka atau memar untuk menentukan perawatan apa
yang diperlukan
2. Visi
dan misi perusahaan/pemerintahannya apa?
•
VISI
Membangun Kemanusiaan Dengan
Intelegensi
•
MISI
Membuat,
Menerapkan, dan Membagikan Intelegensi untuk Membawa Manfaat bagi Masyarakat
3. Teknologi yang digunakan apa?
Teknologi Artificial
Inteligence (AI) atau kecerdasan buatan memiliki potensi yang tinggi untuk
membantu dalam bidang kesehatan. Berkat revolusi digital pengembangan AI di
bidang kesehatan pun terlahir, para profesional medis tidak perlu lagi
menghafal banyak hal termasuk istilah-istilah dalam bidang kesehatan.
Teknologi digital telah membebaskan dokter, perawat dan peneliti untuk lebih
memfokuskan energi dan mental pada tugas-tugas kognitif tingkat tinggi dan
perawatan pasien. Kecerdasan buatan akan membawa dunia medis ke tingkat
selanjutnya.
Potensi
AI dalam mempengaruhi dunia kesehatan dan menyelamatkan lebih banyak jiwa
sangatlah menjanjikan. Walau masih terdapat permasalahan menyangkut data
privasi, kesalahan mesih dan kurangnya pengawasan manusia, namun pemerintah,
perusahaan teknologi, dan penyedia layanan kesehatan di dunia bersedia untuk
berinvestasi dan menguji tools-tools yang didukung oleh kecerdasan buatan.
• Gelombang pertama AI
Terdiri
dari teknologi “rekayasa pengetahuan” dan program pengoptimalan, yang menemukan
solusi efisien untuk masalah di dunia nyata. Contohnya termasuk penjadwalan
platform yang meningkatkan efisiensi atau produk pengarsipan berbasis internet.
Teknologi
AI gelombang pertama telah diterapkan dalam beberapa cara ke dunia kedokteran.
Kalkulator Skor Risiko Framingham, misalnya, menggunakan AI di bidang kesehatan
dalam memperkirakan risiko penyakit jantung pasien. Namun, masih banyak peluang
untuk memperluas penerapan teknologi ini ke dalam industri perawatan kesehatan.
• Gelombang Kedua AI
Gelombang
II AI ditandai dengan program pembelajaran mesin yang menggunakan analisis
probabilitas statistik untuk melakukan pengenalan pola tingkat lanjutan.
Berbeda dengan gelombang pertama AI, gelombang kedua AI dapat merasakan dan
belajar, kadang-kadang lebih efektif daripada manusia.
Teknologi
pengenalan pola yang berkembang ini telah diterapkan pada bidang medis dalam
bentuk “sistem pendukung keputusan klinis” dan program lain yang digunakan
untuk menganalisis dan mengevaluasi hasil tes genetik, scan retina dan
echocardiograms. Tetapi masih ada ruang untuk perbaikan: Program-program ini
masih belum dapat sepenuhnya menggantikan penilaian manusia karena mereka tidak
cocok dengan kapasitas manusia untuk interpretasi data yang mendalam.
Teknologi
AI gelombang kedua bergantung pada set data yang bersih dan dikodekan dengan
benar untuk dipelajari. Jadi sementara kemampuannya untuk belajar dan memahami
telah mencapai tingkat yang mengesankan, namun tidak memiliki kemampuan dalam
memecahkan masalah baru.
• Gelombang Ketiga AI
Dunia
kini memasuki gelombang ketiga AI, di mana program menormalkan konteks berbagai
data untuk menghasilkan hipotesis baru. Teknologi ini mampu memeriksa kumpulan
data besar, mengidentifikasi pola statistik dan membuat algoritma untuk
menjelaskan pola.
Potensi
besar dari program AI gelombang ketiga terletak pada kemampuannya untuk
meningkatkan kuantitas data yang dapat dianalisis secara bermakna.
Program-program ini mengidentifikasi hubungan antara titik data yang sebelumnya
tidak berhubungan dengan normalisasi konteks dari berbagai titik. Hal ini
memungkinkan untuk generasi simultan dan pengujian hipotesis baru dalam
serangkaian skenario perawatan kesehatan.
Misalnya,
perusahaan perawatan kesehatan seperti Johnson & Johnson, yang sudah mulai
berinvestasi dalam program AI di bidang kesehatan yang canggih untuk
mendapatkan keunggulan kompetitif. Teknologi semacam itu telah mendorong
penemuan ilmiah yang signifikan, termasuk korelasi antara minyak ikan dan
penyakit Raynaud.
AI
gelombang ketiga itu fleksible karena memiliki potensi untuk mengotomatisasi
hampir semua tugas manual berulang. Ia dapat belajar dan menjelaskan pola
statistik yang rumit dan dapat mengajarkan kepada manusia apa yang ia pelajari.
Teknologi ini masih memiliki jalan panjang untuk terus berkembang, tetapi
potensinya sangat signifikan.
Sumber :
• https://www.advance.ai/id/company/
Tuesday, January 1, 2019
Jenis-jenis Audit Teknologi Sistem Informasi dan Contohnya
Jenis-jenis Audit Teknologi Sistem
Informasi dan Contohnya
1.
Audit
Laporan Keuangan (Financial statement audit) merupakan audit yang dilakukan
oleh auditor eksternal terhadap laporan keuangan kliennya untuk memberikan
pendapat apakah laporan keuangan tersebut disajikan sesuai dengan
kriteria-kriteria yang telah ditetapkan. Hasil audit lalu dibagikan kepada
pihak luar perusahaan seperti kreditor, pemegang saham, dan kantor pelayanan
pajak.
2.
Audit
Kepatuhan adalah audit yang bertujuan untuk menentukan apakah yang diperiksa
sesuai dengan kondisi, peraturan dan undang-undang tertentu. Kriteria- kriteria
yang ditetapkan dalam audit kepatuhan berasal dari sumber-sumber yang berbeda.
Contohnya ia mungkin bersumber dari manajemen dalam bentuk prosedur-prosedur
pengendalian internal. Audit kepatuhan biasanya disebut fungsi audit internal,
karena oleh pegawai perusahaan.
3.
Audit
Operasional merupakan penelahaan secara sistematik aktivitas operasi organisasi
dalam hubungannya dengan tujuan tertentu. Dalam audit operasional, auditor
diharapkan melakukan pengamatan yang objektif dan analisis yang komprehensid
terhadap operasional-operasional tertentu.
4.
Fraud
Audit yang tujuan mengumpulkan bukti untuk menentukan apakah sering terjadi,
telah terjadi atau akan terjadi kecuranga. Dan penyelesaian hal sesuai dengan
pemberi tanggug jawab.
Contoh Audit Teknologi
Informasi pada PT Astra International Tbk (Daihatsu) Lampung dengan Menggunakan
Pendekatan Cobit 4.1
PT
Astra International Tbk Daihatsu Lampung adalah perusahaan dealer mobil
Daihatsu di wilayah Lampung yang bukan hanya menjual mobil ke pelanggan tetapi
juga memberikan layanan service kepada konsumen. Dalam menjalani usaha ini,
teknologi informasi yang digunakan dalam operasional perusahaan baik dalam penjualan,
service maupun system HRD-nya. Teknologi informasi yang digunakan dalam
perusahaan ini dibagi menjadi dua sektor utama yaitu TI pada sector penjualan
dan sektor service. Sektor penjualan digunakan untuk mengelola, menyimpan data
pelanggan, menampilkan data spesifikasi kendaraan serta menunjukkan jumlah
kendaraan yang tersedia melalui sistem sedangkan pada sektor service, TI
digunakan untuk menyimpan history record service kendaraan dan menampilkan keluhan
terakhir pelanggan. Selain itu teknologi informasi ini juga untuk menjelaskan
mengenai kepegawaian para karyawan Daihatsu. Dengan demikian teknologi
informasi memudahkan kinerja perusahaan dan dapat mengikuti perkembangan bisnis.
Cobit
merupakan standar kontrol umum untuk pengendalian terhadap teknologi informasi.
Cobit 4.1 menyediakan framework dan parameter yang membantu penilaian risiko
suatu perusahaan dengan menggunakan maturity models. Maturity models sebagai
alat ukur dalam mengetahui kondisi proses IT yang digunakan perusahaan saat
ini. Maturity models dikelompokan dari level 0 (nol) atau non-existent (belum
tersedia) hingga level 5 (lima) atau optimized (teroptimasi). Level maturity
models dibuat dengan tujuan supaya pihak manajemen dapat dengan mudah memahami
dan mengidentifikasi setiap proses teknologi informasi yang ada dalam suatu
perusahaan.
Berdasarkan
audit 18 proses TI sesuai framework Cobit 4.1 rata-rata maturity level adalah
4,02 yang artinya TI telah dikelola dengan baik dimana prosedur dan kebijakan
yang ada dilakukan secara efektif, dapat dipantau dan diukur sehingga apabila
terjadi kesalahan sudah memiliki prosedur untuk tindakan perbaikan yang
dilakukan. Sedangkan 7 proses TI masih berada di level 3 dan sisanya berada di
level 4.
Sumber:
Thursday, November 15, 2018
Tugas 1 - Inovasi SI & Teknologi Informasi Modern
Mobile Application
Aplikasi
Mobile adalah tipe Aplikasi Software yang berjalan di perangkat mobile, seperti
smartphone atau komputer tablet. Aplikasi Mobile berfungsi untuk menyediakan layanan
serupa seperti ketika diakses via PC. Aplikasi biasanya berukuran kecil, dan fungsinya
terbatas. Penggunaan Aplikasi Software
dipopulerkan oleh Apple Inc. dan App Store, yang menyediakan banyak aplikasi
untuk iPhone, iPad dan iPod Touch
Aplikasi
Mobile juga dikenal sebagai aplikasi web, aplikasi online, aplikasi iPhone atau
aplikasi smartphone.
Setiap
harinya kita menggunakan banyak sekali Aplikasi yang berada di perangkat mobile
kita untuk berbagai tujuan. Aplikasi diklasifikasikan menjadi 3 kategori yaitu
Native, Hybrid dan Web.
Zaman
sekarang ini kita melihat perangkat mobile umumnya berjalan pada Android, iOS atau
Windows 10 yang dikenal sebagai sistem operasi atau platform. Native Apps dikembangkan
untuk satu spesifik platform seperti Android, iOS atau Windows. Hybrid Apps dikembangkan
untuk beberapa platform. Sedangkan Web Apps adalah halaman Web yang sudah
dioptimalisasikan dengan ukuran mobile.
Native Apps dibangun untuk sebuah system operasi
yang spesifik. Native Apps yang dikembangkan untuk sistem operasi iOS tidak
akan berjalan pada perangkat Android dan begitu pula sebaliknya. Jika suatu aplikasi
tersebut dikembangkan untuk iOS, maka akan tetap khusus untuk system operasi
tersebut. Software yang digunakan untuk mengembangkan Native Apps umumnya
adalah Objective-C atau Swift untuk iOS, Java dan ADT untuk Android dan .Net (C#)
untuk Windows.
Mobile Web Apps adalah aplikasi web untuk
menyajikan halaman pada web browser yang berjalan di perangkat Android. Karena target
aplikasi ini adalah browser, maka akan berjalan dengan lancer diberbagai sistem
operasi mobile. Kita bisa melihat Mobile Web Apps di Android, iOS maupun Windows
tablet. Mobile Web Apps juga berjalan dengan semestinya di PC web browser. Software
yang digunakan untuk mengembangkan aplikasi ini adalah HTML, CSS, Javascript,
JQuery.
Hybrid Apps adalah perpaduan dari Native dan
Mobile Web Apps. Jenis aplikasi ini memiliki kompatibilitas lintas platform tetapi
masih dapat mengakses perangkat keras handphone. Software yang digunakan untuk
mengembangkan aplikasi ini adalah HTML, CSS, Javascript, JQuery, Mobile
Javascript frameworks, Cordova/PhoneGap, dll.
·
Latar Belakang
Perkembangan
teknologi pada telepon selular sekarang sudah berkembang dengan menggunakan
teknologi sistem operasi Android. Banyaknya pengguna android mendorong para
developer aplikasi untuk membuat aplikasi yang beragam dan dapat digunakan pada
smartphone android.
STIKOM
Dinamika Bangsa Jambi merupakan salah satu perguruan tinggi swasta yang berada
di kota jambi. Saat ini STIKOM Dinamika Bangsa Jambi telah mempunyai sistem
informasi jadwal perkuliahan yang disebut dengan e-Informasi. E-informasi
merupakan sistem jadwal perkuliahan yang ditampilkan menggunakan layar monitor
untuk memudahkan mahasiswa melihat jadwal perkuliahan.
·
Tujuan
Untuk
merancang aplikasi e-informasi dan jadwal perkuliahan berbasis mobile android
agar dosen bisa melakukan pembatalan jadwal kuliah dan mahasiswa dapat menerima
notifikasi pembatalan jadwal kuliah tersebut.
·
Metodologi
Penelitian
ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa aplikasi mobile berbasis android
yang dapat digunakan oleh dosen untuk melakukan pembatalan jadwal kuliah dan
mahasiswa untuk mendapatkan notifikasi kuliah. Metode Pengembangan yang penulis
gunakan adalah metode waterfall. Metode ini sudah digunakan secara luas untuk
pengembangan aplikasi perangkat lunak dan merupakan model klasik dari rekayasa
perangkat lunak yang banyak digunakan dalam proyek-proyek pemerintahan dan di
perusahaan - perusahaan besar.
·
Hasil
Dengan adanya aplikasi ini akan memudahkan para mahasiswa
untuk melihat informasi terkait STIKOM Dinamika Bangsa Jambi, diantaranya:
1. Sistem
terintegrasi dengan sistem e-informasi yang sudah ada.
2. Sistem
menggunakan login untuk mengindentifikasi data pengguna.
3. Sistem
menampilkan jadwal kuliah yang diambil dari sistem informasi akademik (sisfo
akademik).
4. Sistem
menampilkan informasi terbaru kampus dari sistem e-informasi.
5. Sistem
membantu dosen untuk melakukan perubahan jadwal kuliah dari on schedule menjadi
cancel atau sebaliknya.
6. Sistem
bisa memberikan informasi dalam bentuk notifikasi secara cepat kepada mahasiswa
apabila terdapat pembatalan jadwal kuliah.
·
Kesimpulan
Adapun
kesimpulan dari penelitian ini adalah sebagai berikut:
1. Penelitian
yang telah dilakukan menghasilkan aplikasi mobile e-informasi. Fungsi utama
aplikasi ini adalah untuk melihat jadwal perkuliahan dan informasi terbaru
kampus.
2. Aplikasi
ini membutuhkan koneksi internet untuk mengambil data yang ada di Server STIKOM
Dinamika Bangsa.
3. Aplikasi
yang dibangun telah terintegrasi dengan data jadwal dan informasi yang ada di
STIKOM Dinamika Bangsa.
4. Aplikasi
ini dapat memudahkan dosen untuk melakukan Cancel jadwal perkuliahan.
5. Aplikasi
ini dapat membantu mahasiswa mendapatkan informasi jadwal perkuliahan dan
informasi terbaru dari kampus.
6. Aplikasi
ini mempermudah pihak akademik untuk memberikan informasi kepada mahasiswa



